Janji Akan Menikahinya, Remaja 21 Tahun Tiduri Pacanya Disemak-semak Berkali-kali

Seorang pemuda, AG (21) ditangkap polisi karena melakukan pencabulan terhadap pacarnya yang masih berusia di bawah umur, PR (17). Modus yang digunakan pelaku berjanji akan menikahi jika hamil.

Peristiwa itu bermula saat pelaku menjemput korban untuk diajak jalan-jalan di rumah sepupu korban di salah satu desa di Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (15/2) malam. Kemudian mereka berangkat menggunakan sepeda motor dam nongkrong di Jakabaring Palembang.

Tengah malam, pasangan itu kembali ke kampung. Dalam perjalanan, pelaku malah menghentikan laju motornya dan mengajak korban ke semak-semak di Desa Babatan Saudagar, Kecamatan Pemulutan.

Di sana, pelaku merayu korban untuk bersetubuh dengan janji akan menikahi jika hamil. Tanpa bisa ditolak korban, mereka pun melakukan perbuatan layaknya hubungan suami istri.

Puas melampiaskan nafsunya, pelaku mengantar korban pulang, namun hanya di pinggir jalan dekat rumahnya. Hal itu sempat diketahui keluarga korban dan menaruh curiga.

Perbuatan pelaku ternyata bocor ke orangtua korban dan akhirnya dilaporkan ke polisi. Mereka tak terima anak gadisnya disetubuhi pelaku.

Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Robi Sugara mengungkapkan, tersangka ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya di Desa Pemulutan Ulu, Pemulutan, Senin (9/11) sore. Dia mengakui perbuatannya dengan modus akan menikahi korban jika hamil.

"Korban masih di bawah umur, mereka pacaran tetapi orangtua korban melapor tak terima anaknya disetubuhi. Tersangka kami tangkap kemarin sore," ungkap Rabu, Selasa (10/11).

Dalam kasus ini, tersangka dikenakan Pasal 81 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Barang bukti disita sejumlah pakaian korban dan visum et repertum saat laporan masuk tertanggal 21 September 2020.

"Tersangka mengakui semua perbuatannya, dia kami tahan untuk proses lebih lanjut," pungkasnya. 

Posting Komentar untuk "Janji Akan Menikahinya, Remaja 21 Tahun Tiduri Pacanya Disemak-semak Berkali-kali"